Juli Hidup Caesar Hijrah

Blog ini ‘hidup’ kembali bertepatan ketika seluruh umat Islam menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1434 H, kalender yang tahun pertamanya dihitung pada saat Rasulullah hijrah dari Mekah ke Yatsrib yang di kemudian hari dikenal sebagai Madinah – Madinatur Rasul, Kota Rasul, atau Madinatul Munawarah, Kota yang Bercahaya. Sudah 1434 tahun (perhitungan khomariah) Rasul berhijrah, tetapi bentuk kehidupan masyarakat Madani (Madaniyah) tetap dirindukan orang sampai sekarang, berabad jarak darimu ya, Rasul. Serasa engkau di sini. Tata kehidupan masyarakat yang damai, hidup berdampingan. Rasul yang menyuapi seorang Yahudi buta yang setiap hari menghujat Rasulullah. Bahkan dia tidak tahu bahwa orang yang dihujatnya adalah Rasul yang sedang menyuapinya. Ketika Rasul wafat, Yahudi buta ini merindukan sosok tersebut yang menyuapinya dengan lembut. 

‘Hidup’ kembali, karena blog ini menggunakan nama yang sama, CENGKERAMA, pernah ada dan istirahat selama sekian tahun. Hidup kembali pada bulan Juli 2013, bulan yang sering digunakan untuk memberi nama bayi pada bulan ini, Juli, Yuli, Yulianto, Yulianti, dan sejenisnya.

Bulan yang memang diambil dari nama seseorang, Julius Caesar. Caesar adalah nama, bukan jabatan atau gelar. Nama lengkapnya adalah Gaius Julius Caesar, seorang yang menjabat menjadi diktator atau disebut juga Konsul Republik Romawi.  Seorang pemimpin militer dan politikus Romawi yang melancarkan serangan ke Britania dan membawa pengaruh Romawi ke Gaul (sekarang Prancis). Seorang pemimpin yang meskipun nama jabatannya adalah dictator, tetapi dia adalah pemimpin yang sangat demokratis dan dekat dengan para senatornya. Begitu dekatnya hingga tidak menyadari nasib dirinya yang akhirnya tewas ditusuk oleh Marcus Junius Brutus pada tanggal 15 Maret 44 SM. Ramalan kematiannya sudah disampaikan oleh peramal buta di tepi jalan yang berusaha menghadang Julius ketika sang pemimpin menghadiri suatu acara pada awal bulan Maret, dan ramalan tersebut tidak diacuhkan. Julius, seorang pemimpin militer yang memiliki semboyan vini-vidi-visi, saya datang-saya lihat-saya menang. Seorang yang ‘terpaksa’ lahir pada 13 Juli 100 SM, yang pasti nama bulan kelahirannya pada waktu itu, pasti bukan Juli, karena nama bulan pada waktu Julius lahir, belum menggunakan nama Juli – yang justru diambil dari namanya, bukan sebaliknya. “Terpaksa’ lahir, karena memang kelahirannya berlangsung dengan cara membedah perut ibunya, dan lahirlah Julius Caesar. Nama Caesar dikekalkan pada, cara bayi ‘lahir’ dengan membedah perut ibu yang mengandung, operasi caesar.

0 komentar:

Cerdik

Belajar bersama

0 komentar:

Cengkerama

Cengkerama adalah sebuah situs yang bertujuan untuk sharing ilmu pengetahuan, baik itu dalam bentuk musik, pengetahuan, desain, dan masih banyak lagi. Bagi sobat yang hendak belajar tentang ilmu-ulmu baru, dapat belajar melalui situs ini dengan menekan fitur yang telah disediakan.

0 komentar: